<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tekywidjaja[dot]com &#187; renungan</title>
	<atom:link href="http://tekywidjaja.com/tag/renungan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tekywidjaja.com</link>
	<description>opini &#124; life &#124; investing &#124; financial freedom</description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Dec 2011 14:51:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Renungan Penutup Tahun 2011</title>
		<link>http://tekywidjaja.com/2011/12/31/renungan-penutup-tahun-2011/</link>
		<comments>http://tekywidjaja.com/2011/12/31/renungan-penutup-tahun-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 14:51:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisanku]]></category>
		<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[today preach]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tekywidjaja.com/?p=641</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2011%2F12%2F31%2Frenungan-penutup-tahun-2011%2F"><br /> <br /> </a> <p style="text-align: justify;">Gak kerasa kalau sekarang sudah tanggal 31 Desember 2011, tinggal 3 jam lagi sebelum tahun berganti. Bunyi kembang api mulai riuh di sekitar rumah saya ini, yup betul saya sedang di rumah di depan laptop saya dan tidak kemana-mana. Karena bagi saya pergantian tahun lebih baik di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2011%2F12%2F31%2Frenungan-penutup-tahun-2011%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2011%2F12%2F31%2Frenungan-penutup-tahun-2011%2F&amp;style=normal&amp;hashtags=renungan&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p style="text-align: justify;">Gak kerasa kalau sekarang sudah tanggal 31 Desember 2011, tinggal 3 jam lagi sebelum tahun berganti. Bunyi kembang api mulai riuh di sekitar rumah saya ini, yup betul saya sedang di rumah di depan laptop saya dan tidak kemana-mana. Karena bagi saya pergantian tahun lebih baik di rumah saja, bersama orang-orang yang paling saya cintai sambil merenung apa saja yang telah saya lakukan dan saya capai selama satu tahun ke belakang dan mulai memikirkan apa yang harus saya perbaiki di tahun yang akan datang.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://tekywidjaja.com/wp-content/uploads/2011/12/226e89daacc7827945a439545a6b017b.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-642" title="Imanuella Naomi Widjaja Kodiasdinata" src="http://tekywidjaja.com/wp-content/uploads/2011/12/226e89daacc7827945a439545a6b017b-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Tahun 2011 ini TUHAN banyak memberikan sukacita kepada saya, dan saya sangat bersyukur sekali. Anak pertama saya lahir, Imanuella Naomi Widjaja Kodiasdinata, putri sulung kami buah hati yang datangnya dari TUHAN yang mendatangkan sukacita bagi keluarga saya. Dimana setiap harinya keceriaan ada di rumah kami ini dengan segala tingkah polahnya dan senyumnya yang membuat siapa saja gemas pada Naomi. Tahun ini pula kami bisa tinggal di rumah kami sendiri, yang kami desain dan kami bangun sendiri, walaupun pada awalnya kami ragu apakah kami bisa menyelesaikan rumah ini, kalaupun selesai apa bisa kami membuat rumah ini nyaman dengan cara mengisi interiornya? Namun tanpa kami mengerti bagaimana caranya, TUHAN mencukupkan semuanya sehingga kami bisa menikmati rumah kami ini yang melebihi apa yang kami pikirkan sebelumnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun tahun 2011 ini pun saya masih belum terlepas dari kesalahan-kesalahan yang saya lakukan dan saya sesalkan. Harapan saya di tahun 2012 nanti, saya akan bisa lebih baik lagi. Hubungan dengan TUHAN, dengan istri dan anak saya, keluarga saya, teman-teman saya, rekan-rekan bisnis saya, klien-klien saya dan pegawai-pegawai saya, serta orang-orang disekitar saya. Banyak perbaikan yang harus saya lakukan pada karakter saya, cara berpikir saya, dan terutama kehidupan doa saya. Semoga TUHAN selalu memaksakan segala rencana-NYA dalam kehidupan saya ini, walaupun saya seperti kerbau muda yang berusaha lari dari jalan-jalan-NYA. Namun saya percaya DIA sanggup melakukan yang terbaik bagi hidup saya karena saya sudah serahkan semuanya kepada DIA, SANG JURU SELAMAT saya YESUS KRISTUS.</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat tinggal 2011, selamat datang 2012!</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://tekywidjaja.com/2011/12/31/renungan-penutup-tahun-2011/" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tekywidjaja.com/2011/12/31/renungan-penutup-tahun-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yang Utama Dalam Hidup</title>
		<link>http://tekywidjaja.com/2011/12/08/yang-utama-dalam-hidup/</link>
		<comments>http://tekywidjaja.com/2011/12/08/yang-utama-dalam-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2011 12:02:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisanku]]></category>
		<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tekywidjaja.com/?p=618</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2011%2F12%2F08%2Fyang-utama-dalam-hidup%2F"><br /> <br /> </a> <p style="text-align: justify;">Sebagai seorang suami dan ayah, saya ingin memberikan yang terbaik bagi istri dan anak saya. Saya ingin mereka khususnya anak saya tidak merasakan keadaan yang serba kekurangan yang saya alami waktu kecil. Oleh karena itu saya berusaha bekerja keras membangun bisnis, mencari peluang usaha lain dan berinvestasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2011%2F12%2F08%2Fyang-utama-dalam-hidup%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2011%2F12%2F08%2Fyang-utama-dalam-hidup%2F&amp;style=normal&amp;hashtags=renungan&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p style="text-align: justify;">Sebagai seorang suami dan ayah, saya ingin memberikan yang terbaik bagi istri dan anak saya. Saya ingin mereka khususnya anak saya tidak merasakan keadaan yang serba kekurangan yang saya alami waktu kecil. Oleh karena itu saya berusaha bekerja keras membangun bisnis, mencari peluang usaha lain dan berinvestasi demi kebahagiaan mereka. Namun sering tanpa saya sadari niat saya ini melenceng, saya ingin sukses demi memenuhi ego saya sendiri. Akhirnya saya tanpa disadari lebih mementingkan pekerjaan saya daripada keluarga saya. Padahal saya ingin bisa sukses dan bebas finansial demi bisa mendapatkan kebebasan waktu untuk bersama keluarga saya, mesra dengan istir dan melihat anak saya yang bertumbuh.</p>
<p style="text-align: justify;">Di bulan Desember ini, di penghujung tahun 2011 ini, saya diingatkan apa yang seharusnya yang paling utama dalam hidup. Pertama adalah TUHAN, karena DIA lah yang memberikan kita hidup dan yang menyelamatkan kita dari dosa, serta memberkati kita sehari-harinya, hidup kita seharusnya hanyalah untuk menyenangkan hati-NYA dan memuliakan nama-NYA. Kedua adalah keluarga kita, istri dan anak kita. Dan yang terakhir barulah pekerjaan kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga di tahun yang baru nanti, 2012, saya akan semakin lebih arif bijaksana lagi terlebih saya sudah memasuki usia 33, usia yang dewasa dan matang (menurut saya). Semoga hidup saya bisa memberkati lebih banyak orang lagi, mengurangi kesalahan-kesalahan seperti yang telah saya lakukan di tahun ini. Semoga motivasi saya untuk sukses tidak melenceng dari tujuan akhirnya. Dan agar tidak ada penyesalan terhadap apa yang telah saya lakukan selama ini apabila suatu ketika mendadak saya di panggil pulang oleh-NYA.</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://tekywidjaja.com/2011/12/08/yang-utama-dalam-hidup/" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tekywidjaja.com/2011/12/08/yang-utama-dalam-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesuksesan Semu</title>
		<link>http://tekywidjaja.com/2011/04/02/kesuksesan-semu/</link>
		<comments>http://tekywidjaja.com/2011/04/02/kesuksesan-semu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Apr 2011 07:36:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisanku]]></category>
		<category><![CDATA[today preach]]></category>
		<category><![CDATA[Opini Bebas]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tekywidjaja.com/?p=499</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2011%2F04%2F02%2Fkesuksesan-semu%2F"><br /> <br /> </a> <p>Semua orang di dunia ini rasanya ingin sukses, perasaan ingin sukses ini bahkan tanpa kita sadari sudah tertanam sejak kecil. Saya ingat dulu saya selalu tidak mau kalah dengan teman-teman saya saat di sekolah dasar, saya berusaha untuk rangking 1, minimal bisa masuk ke dalam posisi tiga besar, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2011%2F04%2F02%2Fkesuksesan-semu%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2011%2F04%2F02%2Fkesuksesan-semu%2F&amp;style=normal&amp;hashtags=Opini+Bebas,renungan&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Semua orang di dunia ini rasanya ingin sukses, perasaan ingin sukses ini bahkan tanpa kita sadari sudah tertanam sejak kecil. Saya ingat dulu saya selalu tidak mau kalah dengan teman-teman saya saat di sekolah dasar, saya berusaha untuk rangking 1, minimal bisa masuk ke dalam posisi tiga besar, dan itu tidak ada yang mengajarkan kepada saya. Saat sudah dewasa dan berusaha mandiri dan tidak ditopang lagi oleh orang tua, saya berusaha juga membandingkan diri saya dengan teman-teman dan saudara-saudara saya. Apa yang saya bandingkan? Jelas kesuksesan secara finansial, mulai dari pendapatan bulanan (gaji), barang-barang konsumtif dan pada akhirnya kendaraan oribadi dan rumah.</p>
<p>Rasa bersaing dan ingin sukses ini sebenarnya wajar, karena memang kita dituntut untuk menjadi kepala dan bukan ekor, untuk menjadi pemenang dan bukan pecundang. Namun sayang sekali seringnya standar kesuksesan yang kita pakai adalah standar umum atau standar dunia yang hanya mementingkan pemuasan nafsu belaka saja dan konsumerisme. Hal ini lah yang membuat banyak orang mengambil jalan pintas untuk sukses, padahal itu adalah kesuksesan yang semu, yang sementara dan sering ujungnya adalah kemalangan, malu, dan duka cita. Mungkin kita semua tahu kasus mengenai penggelapan dana nasabah di salah satu bank asing oleh petinggi banknya, seorang wanita yang dianggap sukses dengan mobil-mobil mewah yang bagi banyak orang (termasuk saya sendiri) hanya bisa diangan-angankan saja di dalam mimpi. Namun toh kesuksesan yang terlihat, kebahagiaan yang terlihat oleh banyak orang semuanya menjadi hancur begitu terbuka dari mana asal semua kesuksesan dan harta itu, yang ada sekarang tinggal perasaan malu akibat cemoohan orang-orang sekitar, dukacita karena semuanya akan disita oleh polisi dan harus mendekam dalam penjara untuk mempertanggungjawabkan semua perbuatannya.</p>
<p>Saya tidak berusaha menghakimi wanita ini, tapi malah bersykur karena dia saya yang juga rasanya ingin cepat-cepat sukses, cepat-cepat kaya mulai merenungan apa arti kesuksesan yang sesungguhnya. Berusaha minta ampun dan bertobat bila selama ini bukannya mengucap syukur atas apa yang telah diterima dari Tuhan melainkan selalu merasa kekurangan.</p>
<p>Harta dan kesuksesan yang kita peroleh tidaklah berarti dibandingkan dengan keluarga, dibandingkan dengan keselamatan yang Tuhan sudah berikan kepada kita. Sukses memang harus kita capai tapi dengan cara yang halal, dan dipakai bukan untuk pemuasan nafsu kita melainkan semua untuk kemuliaan-Nya saja. Apabila semua prinsip-prinsip Tuhan kita jalankan, tidaklah perlu kita kuatir akan apapun juga.</p>
<p>Saya juga tetap berusaha untuk sukses di bidang saya namun di sisi lain saya juga harus seimbang dengan waktu untuk keluarga (sebentar lagi akan hadir anggota baru di dalam rumah saya, yang ingin saya gendong-gendong) dan waktu untuk beribadah kepada-Nya. Semoga Tuhan selalu terus mengingatkan saya dan saudara agar jangan salah jalan dan silau dengan kesuksesan semu yang malah akan mendatangkan malapetaka.</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://tekywidjaja.com/2011/04/02/kesuksesan-semu/" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tekywidjaja.com/2011/04/02/kesuksesan-semu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kekerasan Atas Nama Agama</title>
		<link>http://tekywidjaja.com/2011/02/08/kekerasan-atas-nama-agama/</link>
		<comments>http://tekywidjaja.com/2011/02/08/kekerasan-atas-nama-agama/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Feb 2011 10:28:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisanku]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tekywidjaja.com/?p=457</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2011%2F02%2F08%2Fkekerasan-atas-nama-agama%2F"><br /> <br /> </a> <p><a href="http://tekywidjaja.com/wp-content/uploads/2011/02/stop-kekerasan.jpg"></a>Hanya dalam waktu yang berdekatan di negara Indonesia terjadi kekerasan mengatasnamakan agama. Yang pertama kekerasan terhadap jemaah Ahmadiyah dan yang kedua kerusuhan dan pembakaran gereja di Temanggung. Mengejutkan karena ternyata kita sebagai rakyat Indonesia masih memiliki perilaku barbar. Tetapi apakah bisa disalahkan? Mereka yang melakukan kekerasan saya yakin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2011%2F02%2F08%2Fkekerasan-atas-nama-agama%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2011%2F02%2F08%2Fkekerasan-atas-nama-agama%2F&amp;style=normal&amp;hashtags=renungan&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><a href="http://tekywidjaja.com/wp-content/uploads/2011/02/stop-kekerasan.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-459" title="stop kekerasan atas nama agama" src="http://tekywidjaja.com/wp-content/uploads/2011/02/stop-kekerasan-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a>Hanya dalam waktu yang berdekatan di negara Indonesia terjadi kekerasan mengatasnamakan agama. Yang pertama kekerasan terhadap jemaah Ahmadiyah dan yang kedua kerusuhan dan pembakaran gereja di Temanggung. Mengejutkan karena ternyata kita sebagai rakyat Indonesia masih memiliki perilaku barbar. Tetapi apakah bisa disalahkan? Mereka yang melakukan kekerasan saya yakin pola pikir dan tingkat pendidikannya masih rendah ditambah himpitan ekonomi membuat suatu hal yang sensitif dan melukai satu2nya keyakinan yang masih bisa mereka pegang (agama). Siapa yang patut disalahkan? Apakah pemimpin agama? Apakah pemerintah? Atau kalau omongan ngaco, &#8220;jangan-jangan ulah teroris?&#8221; Menurut saya pribadi bukan (dengan segala keterbatasan pengetahuan dan pemahaman), namun yang paling bersalah adalah kita semua.</p>
<p>Pemerintah kita bersalah, karena sebenarnya kekerasan atas nama agama ini sudah terjadi berkali-kali, namun pemerintah seakan-akan tutup mata saja karena mungkin tidak perduli, bahkan DPR sepertinya bersuara lebih keras terhadap status Bibit dan Chandra dibandingkan dengan niat membereskan permasalahan ini. Dimanakah niat pemerintah menjalankan amanat UUD&#8217;45? Sekedar mengingatkan saja, <strong><em>pasal 28 butir (1) &#8220;Setiap orang <span style="text-decoration: underline;">bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya</span>, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali.&#8221;</em></strong> Lihat yang saya garis bawahi, pertanyaannya apakah dengan adanya kekerasan mengatasnamakan agama ini pemerintah sudah menjamin kebebasan warga negaranya untuk memeluk agama dan beribadat menurut agama yang dipeluknya itu? Apakah sanggup pemerintah melaksanakan amanat rakyat ini? Kalau gak sanggup <em>monggo</em> silahkan <em>lengser keprabon</em>, berikan kepada orang-orang yang dengan niat tulus berusaha melaksanakan amanat rakyat, bukan karena mencari kekayaan.</p>
<p>Para pemimpin agama kita juga bersalah, terlepas dari golongan agama manapun. Harusnya mereka bisa mengajarkan untuk bertoleransi, jangan menjelek-jelekan agama yang lain karena merasa agama sendiri yang paling benar. Kita tidak akan pernah tahu mana yang paling benar terkecuali kita sudah menghadap Yang Kuasa. Merasa agama sendiri yang paling benar? Tidak ada yang salah dengan itu. Menjelek-jelekan atau menghina agama lain, karena menganggap agama lain sesat? Bukan tindakan bijaksana, siapa yang paling benar selain TUHAN sendiri? Ingat, status kita di dunia ini cuma ngontrak dan masa kontraknya tuh masih lebih lama masa kontrak <strong><em>Freeport</em></strong>, bener&#8217;kan?</p>
<p>Kita sendiri, bahkan saya sendiri juga salah. Kenapa kita mudah emosi? Kenapa kita gampang terpancing amarah kita untuk hal-hal yang seharusnya bisa kita hadapi dengan kepala dingin. Gereja dibakar? Ya sudah toh Kristen mengajarkan cinta kasih, ampuni, berikan pipi kiri kalau pipi kanan di tampar. Dianggap teroris? Apakah Islam memang mengajarkan untuk jadi teroris? Toh tidak itu hanya siasat dari orang-orang yang hendak memancing di air keruh. Nama Budha dipakai buat tempat dugem? Biar saja, mereka yang melakukan penghujatan apa tidak akan dihukum nantinya? Terlepas dari agama kita masing-masing, asalkan kita menanggapinya dengan kepala dingin, kedewasaan dan kebijaksanaan saya yakin toleransi dan hidup beragama akan harmonis. Menurut saya pribadi TUHAN sebagai pencipta kita semua (note: TUHAN yang dimaksud disini silahkan di terjemahkan sesuai agama masing-masing, bisa Allah, Yesus, Budha, Sang Hyang Widhi, dll) bisa membela dirinya sendiri, dan kebijaksanaan-NYA dia melebihi akal pikiran kita. Toh DIA memberikan hujan dan panas buat semua orang, entah orang baik atau orang jahat &#8216;kan? Keadilan-NYA tidak bisa kita ukur, apa yang menurut kita tidak adil belum tentu tidak adil menurut TUHAN.</p>
<p><a href="http://tekywidjaja.com/wp-content/uploads/2011/02/Bhinneka-Tunggak-Ika.jpg"><img class="size-full wp-image-460 alignright" title="Bhinneka Tunggal Ika" src="http://tekywidjaja.com/wp-content/uploads/2011/02/Bhinneka-Tunggak-Ika.jpg" alt="" width="200" height="158" /></a>Saya teringat saat saya kecil dimana diajarkan pada mata pelajaran PMP (Pendidikan Moral Pancasila, walaupun memang suatu bentuk doktrinasi yah) tentang Bhinneka Tunggal Ika, kita bangsa Indonesia jelas berbeda-beda dari macam-macam golongan, agama, dan suku bangsa tapi kita adalah satu yaitu bangsa Indonesia. Jangan lupakan itu saudara-saudara sebangsaku.</p>
<p><em>Jeritan hati dan mimpi akan Indonesia yang damai seorang warga negara Indonesia suku Tionghoa beragama Katolik.</em></p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://tekywidjaja.com/2011/02/08/kekerasan-atas-nama-agama/" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tekywidjaja.com/2011/02/08/kekerasan-atas-nama-agama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bertindak sekarang atau menyesal selamanya!</title>
		<link>http://tekywidjaja.com/2010/09/17/bertindak-sekarang-atau-menyesal-selamanya/</link>
		<comments>http://tekywidjaja.com/2010/09/17/bertindak-sekarang-atau-menyesal-selamanya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Sep 2010 06:59:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisanku]]></category>
		<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[Opini Bebas]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tekywidjaja.com/?p=439</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2010%2F09%2F17%2Fbertindak-sekarang-atau-menyesal-selamanya%2F"><br /> <br /> </a> <p><a href="http://tekywidjaja.com/wp-content/uploads/2010/09/l_500_347_F690F3B8-F702-4938-965C-A51BD2D27A99.jpeg"></a>Setelah menonton film &#8220;Switch&#8221; yang dibintangi oleh Jason Bateman dan Jennifer Aniston, kemarin malam, membuat saya ingin menulis mengenai artikel ini &#8220;Bertindak sekarang atau menyesal selamanya!&#8221; karena saya yakin banyak diantara kita yang menyesal atas perbuatan yang tidak kita lakukan dan selalu bertanya, &#8220;Apa jadinya yah kalau saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2010%2F09%2F17%2Fbertindak-sekarang-atau-menyesal-selamanya%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2010%2F09%2F17%2Fbertindak-sekarang-atau-menyesal-selamanya%2F&amp;style=normal&amp;hashtags=Opini+Bebas,pembelajaran,renungan&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><a href="http://tekywidjaja.com/wp-content/uploads/2010/09/l_500_347_F690F3B8-F702-4938-965C-A51BD2D27A99.jpeg"><img class="alignleft size-medium wp-image-444" title="Air mata penyesalan" src="http://tekywidjaja.com/wp-content/uploads/2010/09/l_500_347_F690F3B8-F702-4938-965C-A51BD2D27A99-300x208.jpg" alt="Air mata penyesalan" width="300" height="208" /></a>Setelah menonton film &#8220;Switch&#8221; yang dibintangi oleh Jason Bateman dan Jennifer Aniston, kemarin malam, membuat saya ingin menulis mengenai artikel ini &#8220;Bertindak sekarang atau menyesal selamanya!&#8221; karena saya yakin banyak diantara kita yang menyesal atas perbuatan yang tidak kita lakukan dan selalu bertanya, &#8220;Apa jadinya yah kalau saya dulu melakukan hal tersebut?&#8221;</p>
<p>Seringkali saat kita ingin melakukan sesuatu atau &#8220;passion&#8221; akan sesuatu bahkan seseorang ada keragu-raguan yang menghalangi kita untuk berbuat. Misalnya saja, sudah sejak lama Anda ingin berhenti kerja karena &#8220;passion&#8221; Anda adalah menjadi wirausahawan dengan membuka warung makanan sehingga bakat memasak Anda bisa tersalurkan. Namun impian Anda hanya tetap impian, sudah 5 tahun Anda tetap saja masih menjadi pegawai. Mungkin Anda takut hasil yang didapat tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup Anda dan keluarga? Apalagi anak Anda sudah mulai bersekolah &#8220;preschool&#8221;, dan kita tahu jaman sekarang mana ada sih sekolah murah tapi berkualitas dan yang &#8220;networking&#8221;nya bagus buat masa depan anak kita? Dan hasilnya selama Anda melepaskan impian Anda demi keamanan bekerja adalah gaji yang naik secara linier setiap tahunnya dan perasaan tidak puas di hati saat Anda  akan tidur atau bertemu dengan rekan-rekan Anda yang sukses sebagai wirausahawan. Ok, tulisan ini tidak serta merta meminta Anda menjadi seorang wirausahawan karena jalan kesana sulit dan butuh mental kuat. Namun ini hanya salah satu contohnya saja.</p>
<p>Mungkin Anda memendam perasaan pada seseorang (dan sudah sejak lama) namun Anda tidak ingin mengubah &#8220;status quo&#8221; hubungan Anda karena takut bila tidak berjalan yang seperti Anda inginkan hasilnya malah Anda akan kehilangan orang yang Anda kasihi tersebut. Tapi relakah Anda melihat dia bersanding dengan orang lain yang Anda rasa bukan orang yang lebih baik daripada Anda? Saya bersyukur saya melakukan hal yang tepat untuk mendapatkan istri saya yang sekarang, saya bertindak dengan cepat setelah mempertimbangkan segalanya dengan masak-masak (tentu saja ada tahapan untuk yakin bahwa si dia adalah pasangan yang tepat untuk Anda).</p>
<p><a href="http://tekywidjaja.com/wp-content/uploads/2010/09/l_300_300_C789C773-8AB0-48B5-BEE5-6A1D98B86480.jpeg"><img src="http://tekywidjaja.com/wp-content/uploads/2010/09/l_300_300_C789C773-8AB0-48B5-BEE5-6A1D98B86480.jpeg" alt="Penyesalan selamanya" title="Penyesalan selamanya" width="300" height="300" class="alignright size-full wp-image-445" /></a>Contoh di atas hanya sedikit dari sekiaaaaan banyak tindakan yang seharusnya Anda ambil (namun tidak) yang bisa membuahkan penyesalan selamanya&#8230;.. Pertanyaannya adalah apakah Anda ingin menambah banyak penyesalan dalam hidup Anda? Tidakkah cukup sekian banyak penyesalan yang menghantui Anda setiap malamnya? Ambil tindakan sekarang, lakukan yang benar, dan jangan lupa lakukan semuanya dengan melibatkan Tuhan dalam setiap tindakan Anda, dan pasti hidup Anda akan dipenuhi dengan &#8220;spirit&#8221; dan kepuasan bahwa Anda telah menggenapi segala maksud dan tujuan Anda di bumi ini. Ingat waktu yang sudah lewat tidak akan pernah bisa kembali lagi, dan tidak pernah bisa dibeli seberapapun banyaknya uang yang Anda miliki.</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://tekywidjaja.com/2010/09/17/bertindak-sekarang-atau-menyesal-selamanya/" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tekywidjaja.com/2010/09/17/bertindak-sekarang-atau-menyesal-selamanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

