<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tekywidjaja[dot]com &#187; pembelajaran</title>
	<atom:link href="http://tekywidjaja.com/tag/pembelajaran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tekywidjaja.com</link>
	<description>opini &#124; life &#124; investing &#124; financial freedom</description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Dec 2011 14:51:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Bertindak sekarang atau menyesal selamanya!</title>
		<link>http://tekywidjaja.com/2010/09/17/bertindak-sekarang-atau-menyesal-selamanya/</link>
		<comments>http://tekywidjaja.com/2010/09/17/bertindak-sekarang-atau-menyesal-selamanya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Sep 2010 06:59:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisanku]]></category>
		<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[Opini Bebas]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tekywidjaja.com/?p=439</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2010%2F09%2F17%2Fbertindak-sekarang-atau-menyesal-selamanya%2F"><br /> <br /> </a> <p><a href="http://tekywidjaja.com/wp-content/uploads/2010/09/l_500_347_F690F3B8-F702-4938-965C-A51BD2D27A99.jpeg"></a>Setelah menonton film &#8220;Switch&#8221; yang dibintangi oleh Jason Bateman dan Jennifer Aniston, kemarin malam, membuat saya ingin menulis mengenai artikel ini &#8220;Bertindak sekarang atau menyesal selamanya!&#8221; karena saya yakin banyak diantara kita yang menyesal atas perbuatan yang tidak kita lakukan dan selalu bertanya, &#8220;Apa jadinya yah kalau saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2010%2F09%2F17%2Fbertindak-sekarang-atau-menyesal-selamanya%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2010%2F09%2F17%2Fbertindak-sekarang-atau-menyesal-selamanya%2F&amp;style=normal&amp;hashtags=Opini+Bebas,pembelajaran,renungan&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><a href="http://tekywidjaja.com/wp-content/uploads/2010/09/l_500_347_F690F3B8-F702-4938-965C-A51BD2D27A99.jpeg"><img class="alignleft size-medium wp-image-444" title="Air mata penyesalan" src="http://tekywidjaja.com/wp-content/uploads/2010/09/l_500_347_F690F3B8-F702-4938-965C-A51BD2D27A99-300x208.jpg" alt="Air mata penyesalan" width="300" height="208" /></a>Setelah menonton film &#8220;Switch&#8221; yang dibintangi oleh Jason Bateman dan Jennifer Aniston, kemarin malam, membuat saya ingin menulis mengenai artikel ini &#8220;Bertindak sekarang atau menyesal selamanya!&#8221; karena saya yakin banyak diantara kita yang menyesal atas perbuatan yang tidak kita lakukan dan selalu bertanya, &#8220;Apa jadinya yah kalau saya dulu melakukan hal tersebut?&#8221;</p>
<p>Seringkali saat kita ingin melakukan sesuatu atau &#8220;passion&#8221; akan sesuatu bahkan seseorang ada keragu-raguan yang menghalangi kita untuk berbuat. Misalnya saja, sudah sejak lama Anda ingin berhenti kerja karena &#8220;passion&#8221; Anda adalah menjadi wirausahawan dengan membuka warung makanan sehingga bakat memasak Anda bisa tersalurkan. Namun impian Anda hanya tetap impian, sudah 5 tahun Anda tetap saja masih menjadi pegawai. Mungkin Anda takut hasil yang didapat tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup Anda dan keluarga? Apalagi anak Anda sudah mulai bersekolah &#8220;preschool&#8221;, dan kita tahu jaman sekarang mana ada sih sekolah murah tapi berkualitas dan yang &#8220;networking&#8221;nya bagus buat masa depan anak kita? Dan hasilnya selama Anda melepaskan impian Anda demi keamanan bekerja adalah gaji yang naik secara linier setiap tahunnya dan perasaan tidak puas di hati saat Anda  akan tidur atau bertemu dengan rekan-rekan Anda yang sukses sebagai wirausahawan. Ok, tulisan ini tidak serta merta meminta Anda menjadi seorang wirausahawan karena jalan kesana sulit dan butuh mental kuat. Namun ini hanya salah satu contohnya saja.</p>
<p>Mungkin Anda memendam perasaan pada seseorang (dan sudah sejak lama) namun Anda tidak ingin mengubah &#8220;status quo&#8221; hubungan Anda karena takut bila tidak berjalan yang seperti Anda inginkan hasilnya malah Anda akan kehilangan orang yang Anda kasihi tersebut. Tapi relakah Anda melihat dia bersanding dengan orang lain yang Anda rasa bukan orang yang lebih baik daripada Anda? Saya bersyukur saya melakukan hal yang tepat untuk mendapatkan istri saya yang sekarang, saya bertindak dengan cepat setelah mempertimbangkan segalanya dengan masak-masak (tentu saja ada tahapan untuk yakin bahwa si dia adalah pasangan yang tepat untuk Anda).</p>
<p><a href="http://tekywidjaja.com/wp-content/uploads/2010/09/l_300_300_C789C773-8AB0-48B5-BEE5-6A1D98B86480.jpeg"><img src="http://tekywidjaja.com/wp-content/uploads/2010/09/l_300_300_C789C773-8AB0-48B5-BEE5-6A1D98B86480.jpeg" alt="Penyesalan selamanya" title="Penyesalan selamanya" width="300" height="300" class="alignright size-full wp-image-445" /></a>Contoh di atas hanya sedikit dari sekiaaaaan banyak tindakan yang seharusnya Anda ambil (namun tidak) yang bisa membuahkan penyesalan selamanya&#8230;.. Pertanyaannya adalah apakah Anda ingin menambah banyak penyesalan dalam hidup Anda? Tidakkah cukup sekian banyak penyesalan yang menghantui Anda setiap malamnya? Ambil tindakan sekarang, lakukan yang benar, dan jangan lupa lakukan semuanya dengan melibatkan Tuhan dalam setiap tindakan Anda, dan pasti hidup Anda akan dipenuhi dengan &#8220;spirit&#8221; dan kepuasan bahwa Anda telah menggenapi segala maksud dan tujuan Anda di bumi ini. Ingat waktu yang sudah lewat tidak akan pernah bisa kembali lagi, dan tidak pernah bisa dibeli seberapapun banyaknya uang yang Anda miliki.</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://tekywidjaja.com/2010/09/17/bertindak-sekarang-atau-menyesal-selamanya/" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tekywidjaja.com/2010/09/17/bertindak-sekarang-atau-menyesal-selamanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Upah dari penghormatan</title>
		<link>http://tekywidjaja.com/2009/02/13/upah-dari-penghormatan/</link>
		<comments>http://tekywidjaja.com/2009/02/13/upah-dari-penghormatan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2009 17:49:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisanku]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tekywidjaja.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2009%2F02%2F13%2Fupah-dari-penghormatan%2F"><br /> <br /> </a> <p>Hari ini saya mendapatkan pelajaran baru dari teman saya ketika sedang berada di Bandung, yaitu upah dari penghormatan, begini ceritanya.</p> <p>Saat di Bandung, ketika hendak mengantar teman kami pulang ke Ciumbuleuit, mobil kami di berhentikan oleh polisi karena kebetulan kami melanggar lampu lalu lintas menurutnya, padahal menurut kami kami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2009%2F02%2F13%2Fupah-dari-penghormatan%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2009%2F02%2F13%2Fupah-dari-penghormatan%2F&amp;style=normal&amp;hashtags=pembelajaran,renungan&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Hari ini saya mendapatkan pelajaran baru dari teman saya ketika sedang berada di Bandung, yaitu upah dari penghormatan, begini ceritanya.</p>
<p>Saat di Bandung, ketika hendak mengantar teman kami pulang ke Ciumbuleuit, mobil kami di berhentikan oleh polisi karena kebetulan kami melanggar lampu lalu lintas menurutnya, padahal menurut kami kami masih melintas marka pada saat lampu kuning (pembenaran diri <img src='http://tekywidjaja.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> ), dan kami rasanya kesal sekali, kenapa hanya kami yang diberhentikan padahal yang lain juga melanggar, wah pasti cari uang nih polisi begitu pikir kami (yang profesinya polisi jangan tersinggung, kalo tersinggung mending jangan baca). Ok, jadi kami pun menepi menunggu pak polisi itu menghampiri kami dengan jalannya yang saaaangggggaaat perlahan (kalo mau langsung tancap gas juga bisa sebenarnya).</p>
<p><span id="more-83"></span></p>
<p>Begitu menghampiri mobil kami, biasa basa-basi bentar trus minta surat-surat (prosedur tetap ceritanya), dan rekan saya pun diminta turun dari mobil untuk masuk ke pos (halah) dan saya pun ikut menemani. Di pos dengan melancarkan argumen sana-sini, pak polisi ini tetap ngotot menilang kami (saya akui kalau saya kurang sopan padanya, karena image polisi yang memang kurang bagus di masyarakat), namun akhirnya rekan saya mengaku salah berusaha menghormatinya dan minta kemurahan hati beliau. Dan akhirnya beliau (pak polisi maksudnya) pun bermurah hati melepaskan kami.</p>
<p>Saat di mobil rekan saya membagikan kepada saya mengapa dia berlaku seperti itu, firman TUHAN berkata “hendaklah kamu tunduk kepada atasanmu, penguasamu sekalipun dia adalah penguasa yang bengis”. Mungkin aparat polisi di Indonesia imagenya masih negatif, namun kita harus tetap tunduk dan taat padanya, dengan menghormati mereka kita pun pasti akan dihormati kembali. Terkadang mereka hanya butuh dihormati, karena merekapun mungkin sudah jenuh dengan cap jelek yang melekat pada mereka, kata rekan saya. Dan saya berpikir betapa bijaksananya rekan saya ini, dan saya sangat bersyukur TUHAN memberikan rekan yang seperti ini untuk terus mengubah saya untuk terus menjadi lebih baik.</p>
<p>Jadi apa yang kami dapat dengan menghormati polisi? Keringanan dan kemurahan hati dari beliau. Jadi pelajaran yang saya dapat hari ini, kepada siapapun saya harus berlaku hormat sekalipun kepada seseorang yang kita tau tidak pantas kita hormati, karena TUHAN yang akan memperhitungkannya. Semoga bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua.</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://tekywidjaja.com/2009/02/13/upah-dari-penghormatan/" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tekywidjaja.com/2009/02/13/upah-dari-penghormatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berlebih itu tidak baik</title>
		<link>http://tekywidjaja.com/2009/02/08/berlebih-itu-tidak-baik/</link>
		<comments>http://tekywidjaja.com/2009/02/08/berlebih-itu-tidak-baik/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2009 06:47:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisanku]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tekywidjaja.com/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2009%2F02%2F08%2Fberlebih-itu-tidak-baik%2F"><br /> <br /> </a> <p>Hari ini saya mempelajari satu hal yang telah lama saya dengar dan mengerti namun tidak pernah memahami artinya, yaitu “Berlebih itu tidak baik”. Istri saya ngambek karena saya lebih banyak menghabiskan waktu dengan laptop daripada dengannya, bahkan dia meledek bahwa laptop adalah istri pertama saya dan dia adalah istri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2009%2F02%2F08%2Fberlebih-itu-tidak-baik%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2009%2F02%2F08%2Fberlebih-itu-tidak-baik%2F&amp;style=normal&amp;hashtags=pembelajaran,renungan&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Hari ini saya mempelajari satu hal yang telah lama saya dengar dan mengerti namun tidak pernah memahami artinya, yaitu “Berlebih itu tidak baik”. Istri saya ngambek karena saya lebih banyak menghabiskan waktu dengan laptop daripada dengannya, bahkan dia meledek bahwa laptop adalah istri pertama saya dan dia adalah istri kedua saya. Apapun alasan yang saya pakai walaupun baik namun tetap saja saya salah. Betul, laptop ini saya gunakan untuk bekerja yang artinya lagi demi mengamankan kondisi dapur rumah tangga supaya tetap ngebul, namun untuk apa bila istri menjadi terabaikan?</p>
<p>Kemudian saya berpikir kembali betapa bijaksana nya orang tua jaman dahulu yang menasehati saya kalau sesuatu yang berlebih itu tidak baik. Berlebih makan, jelas tidak baik karena mengakibatkan obesitas yang ujung-ujungnya menimbulkan penyakit terus harus berobat akhirnya uang jadi keluar banyak. Berlebih harta juga tidak baik, karena sering kali kalau iman seseorang tidak kuat dan harta itu tidak digunakan sesuai dengan yang TUHAN mau malah digunakan untuk kepuasan nafsunya sendiri, mungkin dengan “main cewe”, judi, atau hal-hal yang tidak berguna lainnya. Berlebih tidur juga tidak baik, karena menurut para ahli, jam tidur yang ideal adalah 8 jam maksimal, lebih dari itu malah akan mengakibatkan tubuh jadi lelah dan tidak bersemangat. Berlebih kerja (workaholic kata orang bule) juga tidak baik, bisa mengakibatkan pertengkaran dalam rumah tangga, anak yang merasa diabaikan, dll.</p>
<p><span id="more-74"></span></p>
<p>Jadi walaupun saat ini dunia sedang merasakan krisis harus kita sikapi dengan bijak dan tenang, jangan berlebihan. Malah akan mengakibatkan stress dan depresi. Saya jadi ingat dengan salah satu korban Madoff yang bunuh diri, karena seluruh kekayaannya hilang, umurnya kalau gak salah sudah 60an, coba kalau dipikir buat apa juga bunuh diri? Lah paling lama juga dia hidup mungkin cuma 5-10 tahun tokh? Yah itu lah kalau kita meyikapi krisis ini dengan berlebihan.</p>
<p>Juga tidak perlu kerja berlebihan (banting tulang orang dulu bilang) mungkin sampai lembur segala, sampai bergadang, tokh “berkat TUHAN lah yang menjadikan kita kaya, susah payah tidak akan menambahkannya” dan “TUHAN melimpahkan berkat-Nya pada saat kita tidur”, namun ini jangan diartikan untuk bermalas-malasan, karena juga tertulis “orang yang tidak mau kerja hendaknya jangan makan” dan “berbahagialah hamba yang didapati sedang bekerja pada saat tuannya datang”.</p>
<p>jadi kesimpulannya, kita tidak usah berlebihan dalam segala hal, lakukan segalanya sesuai dengan porsinya, bagi dengan adil dan lakukan time management dengan baik dan sisanya biarlah TUHAN yang bekerja bila kita telah melakukan bagian kita. Have a great week end!</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://tekywidjaja.com/2009/02/08/berlebih-itu-tidak-baik/" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tekywidjaja.com/2009/02/08/berlebih-itu-tidak-baik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Emosi di Jalan</title>
		<link>http://tekywidjaja.com/2009/02/06/emosi-di-jalan/</link>
		<comments>http://tekywidjaja.com/2009/02/06/emosi-di-jalan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2009 06:06:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisanku]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tekywidjaja.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2009%2F02%2F06%2Femosi-di-jalan%2F"><br /> <br /> </a> <p>“Don’t fight with their level, kamu tidak akan bisa mengajar orang di jalan.”</p> <p>Itulah penggalan kalimat dari guru saya Dr. Maqdalene Kawotjo, saat saya bercerita kalau saya masih suka emosi di jalanan. Sekarang bagaimana saya tidak emosi dengan traffic di Jakarta ini yang sangat macet, angkot-metromini-kopaja yang suka gak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2009%2F02%2F06%2Femosi-di-jalan%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2009%2F02%2F06%2Femosi-di-jalan%2F&amp;style=normal&amp;hashtags=pembelajaran&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><strong>“Don’t fight with their level, kamu tidak akan bisa mengajar orang di jalan.”</strong></p>
<p>Itulah penggalan kalimat dari guru saya Dr. Maqdalene Kawotjo, saat saya bercerita kalau saya masih suka emosi di jalanan. Sekarang bagaimana saya tidak emosi dengan traffic di Jakarta ini yang sangat macet, angkot-metromini-kopaja yang suka gak tau diri menaikan dan menurunkan penumpang di tengah jalan (benar2 di tengah loh, saya sih masih maklum kalau dia minggir), apalagi kalau sudah ngetem, metromini bisa ngetem dengan mengambil 2 lajur jalan, apa gak kesel dan bikin mencet klakson dengan dalem2 (gak tau udah telat yah!!), jadi kepikir pengen ganti klakson dengan klakson kapal biar kenceng sekalian.</p>
<p><span id="more-67"></span></p>
<p>Namun itu dulu, kalau sekarang sudah jauh lebih baik, karena semua nasehat dari Dr. Maqdalene Kawotjo (websitenya <a href="http://www.maqdalene.net">http://www.maqdalen.net</a>), benar yang beliau katakan kalau kita tidak bisa mengajarkan orang dijalan seberapa benarnya kita atau baik maksudnya. Pertama karena waktunya sangat sempit, jadi bukannya teguran kita membuat lebih baik malah bisa-bisa membuat keadaan menjadi lebih buruk, kedua: percuma berargumen dengan para sopir kendaraan umum itu karena perbedaan level (bukan bermaksud merendahkan), karena memang ada perbedaan pola pikir yang diperoleh dari pendidikan (lah wong SIM nya aja mungkin hasil nembak kok, yah setelah dipikir2 kalo gak nembak berapa persen sih kemungkinan bisa dapet SIM ?)</p>
<p>Jadi sekarang saya belajar untuk lebih sabar di jalan, tokh saya punya impian untuk menjadikan Indonesia lebih baik, dan itu harus dimulai dari diri sendiri. Kita tidak bisa mengubah dunia bila diri kita sendiri tidak mau berubah. Bener gak?</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://tekywidjaja.com/2009/02/06/emosi-di-jalan/" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tekywidjaja.com/2009/02/06/emosi-di-jalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar dari Pohon Korma</title>
		<link>http://tekywidjaja.com/2009/02/03/belajar-dari-pohon-korma/</link>
		<comments>http://tekywidjaja.com/2009/02/03/belajar-dari-pohon-korma/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2009 04:15:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisanku]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tekywidjaja.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2009%2F02%2F03%2Fbelajar-dari-pohon-korma%2F"><br /> <br /> </a> <p>Semua pasti tahu buah korma, buah yang manis yang asalnya dari daerah Timur Tengah. Korma adalah satu-satunya pohon buah yang dapat tumbuh di padang gurun dan menghasilkan buah yang manis pula. Namun apakah ada yang tahu bagaimana proses bertumbuh dan kembangnya pohon korma dari berupa biji hingga menghasilkan buah?</p> [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2009%2F02%2F03%2Fbelajar-dari-pohon-korma%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Ftekywidjaja.com%2F2009%2F02%2F03%2Fbelajar-dari-pohon-korma%2F&amp;style=normal&amp;hashtags=pembelajaran&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Semua pasti tahu buah korma, buah yang manis yang asalnya dari daerah Timur Tengah. Korma adalah satu-satunya pohon buah yang dapat tumbuh di padang gurun dan menghasilkan buah yang manis pula. Namun apakah ada yang tahu bagaimana proses bertumbuh dan kembangnya pohon korma dari berupa biji hingga menghasilkan buah?</p>
<p>Biji korma saat ditanam, tidak langsung ditimbun dengan pasir pada bagian atasnya, namun ditimbun dulu dengan batu-batu berat. Tujuannya apa? Yaitu agar biji korma tidak terbang terbawa angin. Saat biji korma mulai tumbuh, dia tumbuh ke bawah dahulu (akarnya) sampai mendapatkan air pada kedalaman tertentu, kemudian dia baru tumbuh ke atas dan mendobrak batu-batu berat yang menghimpitnya, sehingga akhirnya tumbuh besar dan menghasilkan buah korma yang manis.</p>
<p><span id="more-39"></span></p>
<p>Hidup saya perhatikan pun seperti itu, sering kali saya merasa beban yang sangat berat yang saya rasa sudah tidak sanggup lagi saya tanggung begitu menghimpit saya, dan sering saya berteriak kepada TUHAN dengan putus asa, namun sering kali tidak ada jawaban. Namun ternyata semua itu TUHAN maksudkan untuk kebaikan kita, karena TUHAN merencanakan semuanya bahkan yang terlihat buruk sekalipun untuk kebaikan kita, tetaplah punya iman kepada-Nya.</p>
<p>TUHAN selalu ingin agar kita mengakar dahulu, supaya kuat dasar kita agar pada saat kita tunbuh besar kita tidak rubuh bila ada badai besar yang menghantam kita. Dan percayalah buahnya manis. Hingga sekarang sayapun masih menjalani proses TUHAN, jatuh bangun, adakalanya ingin menyerah, namun sekali-kalipun TUHAN tidak pernah meninggalkan. Itulah yang menjadi sumber pengharapan saya.</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://tekywidjaja.com/2009/02/03/belajar-dari-pohon-korma/" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tekywidjaja.com/2009/02/03/belajar-dari-pohon-korma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

