Akhir Jaman Yang Sudah Dekat
Sudah 2 minggu ini saya merasa sedih yang saya tahu ada sebabnya tapi sebagian besar saya tidak tahu apa sebabnya. Setelah melakukan perenungan dan pencarian, akhirnya saya menemukan apa penyebabnya. Setiap kali saya membaca berita di internet, melihat broadcast di BBM saya, semuanya berisi mengenai “dukacita” di dunia. Soal artis Indonesia yang sedang tersandung masalah video porno, soal bencana alam (yang terbaru, bukan terakhir, di Tasikmalaya – Jawa Barat), soal korupsi para pemimpin dan wakil rakyat yang seharusnya mengayomi dan melindungi kepentingan rakyat yang mempercayai, soal perang, kerusuhan, dan sebagainya.
Dari semua berita ini saya diingatkan akan Firman-NYA “Dan apabila kamu mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang, janganlah kamu gelisah. Semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan. Akan terjadi gempa bumi di berbagai tempat, dan akan ada kelaparan. Semua itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.” (bdk. Matius 13:7-8) yang merupakan peringatan akan akhir zaman yang sudah dekat.
Dulu apabila berita tentang perang ataupun bencana alam mungkin memerlukan waktu berbulan-bulan agar orang di belahan dunia lain bisa mengetahui, namun saat sekarang hanya tinggal membuka situs berita di internet maka kita bisa mengetahui kabar yang terjadi, bahkan lebih cepat lagi dengan teknologi microblogging seperti twitter, situs social seperti facebook, bahkan berita yang di broadcast melalui Blackberry Messanger. Kita bisa melihat bagaimana bangsa bangkit melawan bangsa, contoh kecil saja di Jakarta, masih ingat soal kerusuhan di Duri Kosambi? Dimana banyak kios milik pengusaha Madura dibakar oleh penduduk sekitar, dan kios-kios lainnya mulai menuliskan “Milik Pribumi orang Jawa”, atau bagaimana bangsa Yahudi terus berperang dengan bangsa Palestina. Kita bisa melihat juga bagaimana kerajaan melawan kerajaan (atau dengan bahasa sekarang negara melawan negara), kita masih bisa melihat bagaimana ketegangan antara Korea Utara dengan Korea Selatan yang masih seperti “api dalam sekam” yang bisa meletus sewaktu-waktu.
Gempa bumi, saya rasa tidak perlu disebutkan lagi berapa seringnya kita diguncang gempa. Mengutip berita di inilah.com (http://www.inilah.com/news/read/politik/2010/05/11/527571/2369-gempa-terjadi-di-indonesia-selama-4-tahun/) “Untuk tahun 2010, dalam empat bulan saja, yaitu Januari sampai April 2010, telah terjadi 2.100 gempa dengan skala kekuatan di bawah 5 SR sampai 7 SR,” kata Andi. Bayangkan 2.100 gempa yang telah terjadi hanya dalam waktu 4 bulan, bandingkan dengan jumlah gempa yangterjadi pada abad pertama yang hanya 15 kali (bdk. http://www.dianweb.org/Nubuat/NUBUAT6.HTM).
Dan masih banyak lagi tanda-tanda yang sudah digenapi bahwa akhir zaman sudah dekat (atau bisa saya bilang sudah dekat) dan kedatangan Tuhan hanya tinggal sebentar lagi. Saya berdoa agar makin banyak orang yang dijamah oleh Roh Kudus dan memperoleh keselamatan yang merupakan kasih karunia Allah. Bagaimana caranya? Cukup dengan mengaku dan percaya saja “Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. Karena Kitab Suci berkata: “Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan.” Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya. Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.” (bdk. Roma 10:9-13).
Tidak ada ruginya bagi kita untuk berdoa, mengaku dan percaya. Doa yang hanya membutuhkan waktu 2 menit paling lama ini akan menolong kita untuk selamat dalam kekekalan. Saudara-saudaraku, saya berdoa agar semua yang membaca ini bisa diselamatkan dan bersama-sama kita semua ada di dalam Surga nantinya, sampai Maranatha. Tuhan Yesus memberkati.
2 Responses to Akhir Jaman Yang Sudah Dekat
Leave a Reply Cancel reply
You must be logged in to post a comment.
- Teky Widjaja on Facebook
Google Friend Connect









[...] postingan saya yang sebelumnya “Akhir Jaman Yang Sudah Dekat”, mungkin ada yang berpikir dan bertanya-tanya apa yang harus dilakukan? Seperti teman saya [...]
Yesus sahabat q