Tulisan ini mungkin sebagai luapan kekecewaan terhadap para wakil rakyat yang terpilih. Membaca berita di detik.com soal gedung DPD/MPR yang miring 7 derajat dan langsung disediakan dana 1,8 Trilyun (ini nolnya 12 LHOOOO, kalau upah minimum harian adalah 30rb rupiah berarti ini adalah upah untuk ENAM PULUH JUTA HARI KERJA atau kira-kira 164ribu tahun kerja buat satu orang) untuk membangunnya yang disediakan dalam 3 tahun anggaran. Saya gak habis pikir, miring 7 derajat aja langsung dibangun, tapi lumpur lapindo yang sudah tahunan penanganannya masih tidak kunjung usai (kecuali saya kurang mendapat informasi yah).
Sebagai rakyat kecil saya sedih sekali uang pembayaran pajak yang saya berikan dihabiskan untuk hal-hal yang menurut saya masih bisa di tunda, tokh saya yakin itu gedung gak akan runtuh hanya dalam hitungan 10 tahun ke depan. Kalau makin miring malah semakin bagus, jadiin aja objek wisata seperti menara miring di Pisa, Itali, tarikin tuh uang buat yang nonton. Setelah terkumpul dipake buat renovasi, bukannya lebih baik?
Dengan tulisan ini, saya tidak berusaha menghakimi para wakil rakyat pengambil keputusan, namun saya mengajak untuk merenungkan mana yang mendesak, mana yang lebih penting. Tolong diperhatikan suara rakyat kecil seperti saya…..pleasee……saya sudah mengiba-iba lohhh……
One Response to Gedung DPR/MPR Miring 7 Derajat Langsung Panik? Lumpur Lapindo Bukannya Lebih Parah Yah?
Leave a Reply Cancel reply
You must be logged in to post a comment.
- Teky Widjaja on Facebook
Google Friend Connect









Nice post Pak, mampir ke sini juga Pak:
Jawaban google atas pertanyaan “mengapa gedung dpr ri miring 7º?” (kocak gan, masuk!)
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4060459
juga sini:
Mari Kita Dukung Gedung Miring DPR sebagai salah satu keajaiban dunia, GAN!!!
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4033413