Rute terakhir Kereta Api Parahyangan
Pada tanggal 27 April 2010 nanti, kereta api Parahyangan jurusan Jakarta-Bandung PP akan menjadi rute perjalanan yang terakhir. Bagi saya sendiri sungguh amat disayangkan karena banyak nostalgia bagi saya saat dulu masih kuliah di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung. Saya ingat pada tahun 1997, saat pertama saya masuk kuliah setiap akhir pekan saya pulang ke Jakarta dengan menggunakan kereta ini dan pada hari Senin saya kembali ke Bandung dengan menggunakan kereta paling pertama yaitu jam 5.00 AM sehingga bisa tiba di bandung pada pukul 8.00 untuk mengikuti kegiatan perkuliahan. Saat itu harga tiket untuk kelas bisnis hanya 20 ribu rupiah, dan kelas executive adalah 45 ribu rupiah.
Kemudian tarif kereta api Parahyangan ini mengalami kenaikan menjadi 30 ribu rupiah, dan saya ingat sekali karena kenaikan 50% ini membuat saya tidak bisa pulang setiap akhir pekan ke rumah oma saya. Saya hanya bisa pulang sebulan sekali saja, paling sering juga 2 kali dalam sebulan. Ini juga dikarenakan harga-harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan semenjak terjadinya krisis moneter tahun 1998.
Saya ingat saat saya pulang rame-rame dengan teman-teman saya pada akhir semeste pertama di bulan Desember 1997. Saat itu saya bersama dengan Helena, my best friend until now. Saya ingat sekali karena dia tidak suka dengan asap rokok, maklum saja namanya juga kelas bisnis tidak ada AC sehingga banyak sekali yang merokok (belum ada perda larangan merokok di tempat umum, dan kalalupun ada juga saya rasa tetap dilanggar), dia membuat corong dari kertas karton untuk alat bantu pernapasannya yang disambungkan ke jendela (hahaha, anak arsitek emang kreatif).
Namun, sekarang semua hanya tinggal kenangan saja. Karena kereta api Parahyangan akan menjalani rute terakhirnya pada tanggal 27 April 2010 karena kalah persaingan dengan travel-travel yang semakin menjamur. Selamat tinggal KA PARAHYANGAN, terimakasih untuk semua kenangan dan jasamu……
Pada tanggal 27 April 2010 nanti, kereta api Parahyangan jurusan Jakarta-Bandung PP akan menjadi rute perjalanan yang terakhir. Bagi saya sendiri sungguh amat disayangkan karena banyak nostalgia bagi saya saat dulu masih kuliah di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung. Saya ingat pada tahun 1997, saat pertama saya masuk kuliah setiap akhir pekan saya pulang ke Jakarta dengan menggunakan kereta ini dan pada hari Senin saya kembali ke Bandung dengan menggunakan kereta paling pertama yaitu jam 5.00 AM sehingga bisa tiba di bandung pada pukul 8.00 untuk mengikuti kegiatan perkuliahan. Saat itu harga tiket untuk kelas bisnis hanya 20 ribu rupiah, dan kelas executive adalah 45 ribu rupiah.
Kemudian tarif kereta api Parahyangan ini mengalami kenaikan menjadi 30 ribu rupiah, dan saya ingat sekali karena kenaikan 50% ini membuat saya tidak bisa pulang setiap akhir pekan ke rumah oma saya. Saya hanya bisa pulang sebulan sekali saja, paling sering juga 2 kali dalam sebulan. Ini juga dikarenakan harga-harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan semenjak terjadinya krisis moneter tahun 1998.
Saya ingat saat saya pulang rame-rame dengan teman-teman saya pada akhir semeste pertama di bulan Desember 1997. Saat itu saya bersama dengan Helena, my best friend until now. Saya ingat sekali karena dia tidak suka dengan asap rokok, maklum saja namanya juga kelas bisnis tidak ada AC sehingga banyak sekali yang merokok (belum ada perda larangan merokok di tempat umum, dan kalalupun ada juga saya rasa tetap dilanggar), dia membuat corong dari kertas karton untuk alat bantu pernapasannya yang disambungkan ke jendela (hahaha, anak arsitek emang kreatif).
Namun, sekarang semua hanya tinggal kenangan saja. Karena kereta api Parahyangan akan menjalani rute terakhirnya pada tanggal 27 April 2010 karena kalah persaingan dengan travel-travel yang semakin menjamur. Selamat tinggal KA PARAHYANGAN, terimakasih untuk semua kenangan dan jasamu……
Share on Facebook
Tags: informasi, travel