Arogansi Freeport, Layakkah Kita Diam Saja?
Membaca berita mengenai bagimana pesawat Garuda di tolak untuk mengisi bahan bakar di bandara Timika oleh Freeport sebagai pengelolanya, membuat banyak orang Indonesia pasti menjadi emosi. Bagaimana tidak emosi alasan yang diutarakan oleh mereka karena keterbatasan bahan bakar dan oleh karena itu hanya diperuntukan bagi armadanya sendiri, sungguh sangat tidak masuk di akal. Apakah bandara di Timika adalah bandara pribadi? Jelas bukan karena merupakan prasarana umum yang berhak digunakan oleh semua warga negara Indonesia tanpa terkecuali, saya ulangi UNTUK SEMUA WARGA NEGARA INDONESIA TANPA TERKECUALI!!!
Harap diingat bagi para petinggi Freeport, kalian berada di negara Indonesia, Garuda adalah maskapai nasional negara kami, bandara yang kalian kelola berada di tanah kami, hasil tambang yang kalian ambil dengan rakusnya adalah milik kami (khususnya masyarakat Papua), jadi jangan sombong kalian!
Mohon tindakan tegas dari para pemimpin bangsa ini, tidak ada yang perlu ditakutkan dari Amerika Serikat, krisis moneter saja mereka tidak bisa mengatasinya. Apa yang kita perlukan dari mereka? Makanan kita punya berlimpah, dari laut dan darat, hasil tambang kita punya semua, kita negara berdaulat yang tidak seharusnya tunduk kepada negara lain, besar ataupun kecil!!
Hidup Indonesia Raya!!! Hidup Pancasila!!! NKRI harga mati!!
Tags: Opini Bebas





