Mungkin untuk yang sering memakai mobil dan menggunakan jalan tol dalam kota akan menyadari di beberapa pintu masuk sekarang untuk kembaliannya sering menggunakan uang 500 logam yang masih sangat mengkilap, ditambah dengan pengumuman “Maaf kembalian menggunakan koin”.

Sekali dua kali rasanya masih wajar, namun kalau berkali-kali saya merasa ada yang aneh, pasti ada sesuatu. Lalu saya menyadari ternyata pihak pengelola jalan tol saat ini ada kerjasama dengan bank Mandiri, yaitu berupa pembayaran dengan system elektronik yang bernama e-tool card. Saya jadi ingat pernah melihat iklan dari e-tool card ini yang berbunyi “repot dengam kembalian uang tol? Pake e-toolcard”.  Jadi menurut saya telah terjadi suatu usaha membuat repot para pelanggan jalan tol dengan menyediakan uang kembalian berupa uang logam 500 rupiah. Belum lagi kalau ternyata uang kembalian yang kita terima ini kurang, toh pegawai jalan tolnya jadi berdosa, entah sengaja ataupun tidak.

Namun tulisan ini tidak dimaksudkan untuk memboikot e-tollcard dari bank Mandiri, saya hanya protes dengan caranya yang kurang pantas. Oleh karena itulah mulai beberapa hari yang lalu SAYA MENYEDIAKAN UANG LOGAM SERATUS RUPIAH UNTUK MEMBAYAR TOL, jadi yang repot bukan saya saja dengan memnerima kembalian uang tol, namun juga pegawai tolnya hehehehehe (jail mode ON). Dan harapan saya, akan makin banyak juga pelanggan jalan tol yang membayar dengan uang seratus rupiah, agar pengelola jalan tol memikirkan ulang cara membayar uang kembalian dengan logam 500 rupiah.

Salam buat semuanya J

Tagged with:
 

Leave a Reply