Hari ini saya mempelajari satu hal yang telah lama saya dengar dan mengerti namun tidak pernah memahami artinya, yaitu “Berlebih itu tidak baik”. Istri saya ngambek karena saya lebih banyak menghabiskan waktu dengan laptop daripada dengannya, bahkan dia meledek bahwa laptop adalah istri pertama saya dan dia adalah istri kedua saya. Apapun alasan yang saya pakai walaupun baik namun tetap saja saya salah. Betul, laptop ini saya gunakan untuk bekerja yang artinya lagi demi mengamankan kondisi dapur rumah tangga supaya tetap ngebul, namun untuk apa bila istri menjadi terabaikan?

Kemudian saya berpikir kembali betapa bijaksana nya orang tua jaman dahulu yang menasehati saya kalau sesuatu yang berlebih itu tidak baik. Berlebih makan, jelas tidak baik karena mengakibatkan obesitas yang ujung-ujungnya menimbulkan penyakit terus harus berobat akhirnya uang jadi keluar banyak. Berlebih harta juga tidak baik, karena sering kali kalau iman seseorang tidak kuat dan harta itu tidak digunakan sesuai dengan yang TUHAN mau malah digunakan untuk kepuasan nafsunya sendiri, mungkin dengan “main cewe”, judi, atau hal-hal yang tidak berguna lainnya. Berlebih tidur juga tidak baik, karena menurut para ahli, jam tidur yang ideal adalah 8 jam maksimal, lebih dari itu malah akan mengakibatkan tubuh jadi lelah dan tidak bersemangat. Berlebih kerja (workaholic kata orang bule) juga tidak baik, bisa mengakibatkan pertengkaran dalam rumah tangga, anak yang merasa diabaikan, dll.

Jadi walaupun saat ini dunia sedang merasakan krisis harus kita sikapi dengan bijak dan tenang, jangan berlebihan. Malah akan mengakibatkan stress dan depresi. Saya jadi ingat dengan salah satu korban Madoff yang bunuh diri, karena seluruh kekayaannya hilang, umurnya kalau gak salah sudah 60an, coba kalau dipikir buat apa juga bunuh diri? Lah paling lama juga dia hidup mungkin cuma 5-10 tahun tokh? Yah itu lah kalau kita meyikapi krisis ini dengan berlebihan.

Juga tidak perlu kerja berlebihan (banting tulang orang dulu bilang) mungkin sampai lembur segala, sampai bergadang, tokh “berkat TUHAN lah yang menjadikan kita kaya, susah payah tidak akan menambahkannya” dan “TUHAN melimpahkan berkat-Nya pada saat kita tidur”, namun ini jangan diartikan untuk bermalas-malasan, karena juga tertulis “orang yang tidak mau kerja hendaknya jangan makan” dan “berbahagialah hamba yang didapati sedang bekerja pada saat tuannya datang”.

jadi kesimpulannya, kita tidak usah berlebihan dalam segala hal, lakukan segalanya sesuai dengan porsinya, bagi dengan adil dan lakukan time management dengan baik dan sisanya biarlah TUHAN yang bekerja bila kita telah melakukan bagian kita. Have a great week end!

Tagged with:
 

2 Responses to Berlebih itu tidak baik

  1. laurencia says:

    kan teky ….
    (jwban dr pertanyaanmu disb ku hohoho)

  2. laurencia says:

    loo kok lupa? piye toh nak nak

Leave a Reply